Simfoni PPA Provinsi Kalimantan Selatan

Reskrim News Tanbu – Sering terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak akhir-akhir ini membuat pemerintah daerah kalimantan selatan merasa was-was, apalagi masih banyaknya kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut tidak terdata atau yang tidak diketahui.

Untuk menanggulangi tersebut pemerintah Provensi akan melakukan pendataan secara Online, dan akan bekerjasama dengan Pihak P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak), DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) dan Pihak Kepolisian melalui Unit PPA nya, yang dimana kegiatan tersebut dibuka lansung oleh Ketua P2TP2A pada Selasa (08/08/2017) bertempat di Hotel Tree Park Banjarmasin dan kegiatan tersebut akan dinamakan Simfoni PPA (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak).

Kegiatan Simfoni PPA akan diikuti 45 peserta terdiri dari 33 peserta Kabupaten/kota dan 12 peserta dari provensi, inti dari kegiatan tersebut yaitu agar meningkatkan kemampuan pengisian data online Simfoni PPA, pengisian data kekerasan perempuan dan anak pada aplikasi Simfoni PPA serta memahami detail aplikasi Simfoni PPA.

Selain inti kegiatan tersebut diatas didalam kegiatan tersebut juga ditanda tangani komitmen dan rencana tindak lanjut Unit PPA Polda Kalsel antara lain pertama mendukung dan meingimplementasikan Simfoni PPA di Unit pelayanan PPA Provensi, kedua mensosialisasikan dan mendorong implementasi Simfoni PPA wilayahnya, ketiga membuat surat edaran ke unit pelayanan terpadu tentang penyelenggaraan Simfoni PPA, keempat bekerja sama dan membantu PPA Provensi dalam upaya mengimplemtasikan Simfoni PPA di wilayahnya dan yang terakhir bersedia menjadi fasilitator dan narasumber Simfoni PPA tingkat Provensi.

Dengan adanya kegiatan tersebut Pemerintah daerah melalui DP3A berharap tindak kekerasan yang terjadi di kalimantan selatan akan semakin terdata secara detail dan apabila terdata dengan baik maka tindak lanjutnya akan semakin baik lagi serta tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak akan semakin berkurang.

Penulis : Lee25

Publish : Sat Reskrim Polres tanah bumbu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *